Rabu, 19 Juli 2017

SEPASANG REMAJA TUA



PUISI

Sepasang Remaja Tua

Karya : Valentinus Pandia


Hujan deras mengguyur kota

Mengharuskanku untuk berteduh agar tidak basah.

Aku tidak sendiri, melainkan berdua,

Berdua bersama kekasihku dan juga ditemani oleh si Hitam sepeda motor kekasihku.


Di tengah lamunanku aku melihat sepasang remaja tua.

Bukan jiwanya yang tua, melainkan usianya.

Berdua berjalan melintasi turunya guyuran hujan dengan menggunakan satu payung.


Terlihat jelas betapa mesranya bapak dan ibu tersebut

Saling melindungi satu sama lain

Menjadikan hujan sebagi saksi yang tidak akan pernah mati,

Mungkin hanya tertidur ketika musim kemarau.


Dalam sekejap aku berdoa dalam hati.

Terberkatilah ibu dan bapak itu.

Semoga ibu dan ayahku juga seperti itu

Dan begitu juga dengan aku nantinya.

Menjadi sepasang remaja tua di kelak hari bersama kekasihku yang semoga menjadi istriku.


Usia boleh tua, tetapi perhatian dan perlindungan haruslah tetap seperti remaja.



Bandung, 18/01/2016

Senin, 14.04 wib



BACA JUGA !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Air Mata Kekasihku

Di dalam baringku, dia menghampiriku. membaringkan dirinya didekatku. kepalanya mulai bersandar di bahuku. Aku sedih Kalimat singkat...