PUISI
Sepasang Remaja Tua
Karya : Valentinus
Pandia
Hujan deras mengguyur kota
Mengharuskanku untuk berteduh agar tidak basah.
Aku tidak sendiri, melainkan berdua,
Berdua bersama kekasihku dan juga ditemani oleh si Hitam
sepeda motor kekasihku.
Di tengah lamunanku aku melihat sepasang remaja tua.
Bukan jiwanya yang tua, melainkan usianya.
Berdua berjalan melintasi turunya guyuran hujan dengan
menggunakan satu payung.
Terlihat jelas betapa mesranya bapak dan ibu tersebut
Saling melindungi satu sama lain
Menjadikan hujan sebagi saksi yang tidak akan pernah mati,
Mungkin hanya tertidur ketika musim kemarau.
Dalam sekejap aku berdoa dalam hati.
Terberkatilah ibu dan bapak itu.
Semoga ibu dan ayahku juga seperti itu
Dan begitu juga dengan aku nantinya.
Menjadi sepasang remaja tua di kelak hari bersama kekasihku
yang semoga menjadi istriku.
Usia boleh tua, tetapi perhatian dan perlindungan haruslah
tetap seperti remaja.
Bandung, 18/01/2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar